Prevalensi penyakit kardiovaskular cukup tinggi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kenyataan ini menunjukkan perlu adanya perhatian yang serius dalam upaya pengendalian penyakit jantung dan pembuluh darah. Upaya ini bukan hanya pada aspek kuratif dan rehabilitatif, tetapi juga pada aspek preventif. Demikian dikatakan Thomas R. Behrenbeck, M.D.,Ph.D,SCCP, kardiolog terkemuka dari Divisi Kardiovaskular Mayo Clinic dalam acara Seminar Awam yang berjudul “Hand in Hand for Healthier Hearts” yang merupakan bagian dari kolaborasi antara Eka Hospital dan Mayo Clinic, Amerika Serikat.
Dalam rilis yang diterima oleh Redaksi, dr. Thomas mengatakan, “Kita harus mengurangi akibat penyakit kardiovaskular tidak hanya melalui terapi yang lebih baik, namun yang lebih penting adalah peran serta setiap individu.”
Untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien penyakit kardiovaskular, dr. Muhammad Yamin, Sp.JP(K),FACC,FSCAI, ahli kardiovaskular utama dari rumah sakit, menyatakan tingginya prevalensi penyakit jantung dan pembuluh darah di Indonesia mendorong rumah sakit ini mendirikan Center of Excellence-Eka Hospital. Dokter yang melayani bekerja secara tim sehingga penyakit pasien dipelajari dan ditangani secara terpadu. “Keunggulan Center ini dilengkapi dengan jalur rujukan dengan salah satu institusi kesehatan utama dunia di bidang penyakit kardiovaskular, Mayo Clinic,” ungkap dr. Yamin.
Ingin lebih lengkap, silakan baca disini
Ingin lebih lengkap, silakan baca disini
6:29 PM
admin
Posted in: 




0 comments:
Posting Komentar